Vitamin B3

Vitamin B3 (niasin) ; nutrisi yang sangat penting. Tanpa vitamin ini, tubuh tidak dapat memanfaatkan karbohidrat, lemak dan protein untuk menyediakan energi. Dengan demikian jumlah vitamin B3 yang dibutuhkan tubuh tergantung pada jumlah kalori yang dikonsumsi. Tapi itu bukan satu-satunya vitamin B3. Vitamin ini juga diperlukan untuk untuk sintesis berbagai enzim dan bertindak mengurangi kolesterol darah. Vitamin B3 sebenarnya adalah sepasang nutrisi yaitu asam nikotinat dan nikotinamida.

Kekurangan vitamin B3 menyebabkan gangguan pencernaan, insomnia, sakit kepala, lidah merah-ungu. Kekurangan yang parah menyebabkan pellagra, lesi kulit dan pencernan, peradangan selaput lendir, diare, demensia dan kematian.

Vitamin B3 (Wikipedia)
Niacin.png

Niasin (bahasa Inggris: niacin, nicotinic acid vitamine) adalah salah satu senyawa organik yang ditemukan pada tahun 1937, yang berfungsi untuk mencegah penyakit pelagra. Senyawa organik yang lain disebut nikotinamida, keduanya mengandung alkaloid nikotina dan kemudian disebut sebagai vitamin B3, meskipun nikotinamida bukanlah nikotinamina.

Sekitar tahun 1956, niasin mulai digunakan pertama kali untuk menurunkan kadar kolesterol dan mencegah serangan jantung. Niasin berfungsi dengan baik untuk meningkatkan HDL, menurunkan kadar LDL dan trigliserida, namun penggunaan yang berlebihan dapat berakibat gagal hati yang hanya dapat diatasi dengan transplantasi.