Vitamin B1

Vitamin B1 (thiamin) ; vitamin yang membantu mengubah makanan untuk energi, pertumbuhan fungsi saraf dan otot. Kekurangan vitamin ini menyebabkan penyakit beri-beri. Karena vitamin ini banyak terdapat pada kulit biji-bijian, yang dikupas menjadi dedak ketika diproses, vitamin B1 seringkali ditambahkan ke biji-bijian dan tepung selama proses pengayaan.

Vitamin B1 (Wikipedia)
Rumus bangun tiamina.
Kanan: cincin thiazola
Kiri: cincin pirimidina

Tiamina, vitamin B1, aneurin (bahasa Inggris: thio-vitamine, thiamine, thiamin) adalah vitamin yang terlarut dalam air. Tiamina terdiri atas cincin pirimidina dan cincin thiazola (mengandung sulfur dan nitrogen) yang dihubungkan oleh jembatan metilen. Turunan fosfatnya ikut serta dalam banyak proses sel. Tiamina disintesis dalam bakteri, fungi dan tanaman. Hewan harus memenuhi keperluan tiamin dari makanan. Asupan yang tidak cukup menyebabkan penyakit beri-beri, yang memengaruhi sistem saraf tepi dan sistem kardiovaskular. Kekurangan vitamin B1 juga dapat menyebabkan sindrom Wernicke-Korsakoff.

Tiamina berperan sangat vital agar otak dapat bekerja dengan normal. Sebuah senyawa turunan tiamina yang disebut benfotiamina, dengan efektif, mengurangi plak amiloid dan fosforilasi protein tau pada area kortikal otak tikus dan menekan aktivitas enzim glikogen sintase kinase 3. Penelitian ini sangat mirip dengan kondisi penderita Alzheimer in vivo. Senyawa turunan yang lain semisal tiamina pirofosfat, merupakan koenzim pada siklus asam sitrat yaitu pada kompleks piruvat dehidrogenase dan kompleks α-ketoglutarat dehidrogenase.