Halusinasi

persepsi yang kuat atas suatu peristiwa atau objek yang sebenarnya tidak ada. Halusinasi dapat terjadi pada setiap panca indra (yaitu penglihatan, pendengaran, perasa, penciuman, atau perabaan). Meskipun halusinasi adalah bagian dari banyak penyakit, ada juga saat-saat di mana ia dianggap normal atau umum, misalnya ketika tertidur atau selama pengalaman religius.

Halusinasi dapat terjadi dalam berbagai bentuk yang paralel dengan indra manusia. Halusinasi visual melibatkan indra penglihatan, atau “melihat sesuatu.” Halusinasi pendengaran umumnya melibatkan “pendengaran suara”, jenis paling umum dari halusinasi. Kadang-kadang, halusinasi dapat mencakup pengalaman suara dan visual; profesional kesehatan mental menggambarkannya sebagai “halusinasi auditori-visual.” Mencium adanya bau atau merasakan ada sesuatu di kulit seseorang yang sebenarnya tidak ada adalah bentuk-bentuk halusinasi somatik (berasal dari soma, kata Yunani untuk tubuh). Perbedaan halusinasi dengan delusi adalah bahwa delusi merupakan kesalahpahaman atas hal-hal yang secara objektif hadir.

Halusinasi (Wikipedia)

Halusinasi adalah terjadinya persepsi dalam kondisi sadar tanpa adanya rangsang nyata terhadap indra. Kualitas dari persepsi itu dirasakan oleh penderita sangat jelas, substansial dan berasal dari luar ruang nyatanya. Definisi ini dapat membedakan halusinasi dengan mimpi, berkhayal, ilusi dan pseudohalusinasi (tidak sama dengan persepsi sesungguhnya, namun tidak dalam keadaan terkendali). Contoh dari fenomena ini adalah di mana seseorang mengalami gangguan penglihatan, di mana ia merasa melihat suatu objek, namun indra penglihatan orang lain tidak dapat menangkap objek yang sama.

Halusinasi juga harus dibedakan dengan delusi pada persepsi, di mana indra menangkap rangsang nyata, namun persepsi nyata yang diterimanya itu diberikan makna yang dan berbeda (bizzare). Sehingga orang yang mengalami delusi lebih percaya kepada hal-hal yang atau tidak masuk logika.

Halusinasi dapat dibagi berdasarkan indra yang bereaksi saat persepsi ini terbentuk, yaitu