anafilaksis

(anaphylaxis, phylaxis-perlindungan) Reaksi alergi mendadak bersifat sistemik. Paling sering dijumpai pada penyuntikan serum atau penisilin. Reaksi ini dapat menyebabkan kematian.

anafilaksis (Wikipedia)
Anafilaksis
Angioedema2010.JPG
Angioedema pada wajah hingga anak laki-laki ini tidak dapat membuka matanya. Reaksi ini disebabkan oleh paparan alergen.
SpesialisasiImunologi
GejalaRuam gatal, pembengkakan tenggorokan, dispnea, kepala terasa ringan
Usual onsetHitungan menit hingga beberapa jam.
PenyebabGigitan serangga, makanan, obat
Metode diagnostikBerdasarkan gejala
Kondisi serupaReaksi alergi, angioedema, asma, sindrom karsinoid
PerawatanEpinefrin, infus
Frekuensi0.05–2%

Anafilaksis adalah suatu reaksi alergi berat yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian. Anafilaksis biasanya ditunjukkan dengan beberapa gejala termasuk di antaranya ruam gatal, pembengkakan tenggorokan, dispnea, muntah, kepala terasa ringan, dan tekanan darah rendah. Gejala-gejala ini akan timbul dalam hitungan menit hingga jam.

Penyebab yang umum dari reaksi ini adalah gigitan serangga, makanan, dan obat. Penyebab lainnya dapat berupa paparan lateks. Selain itu kasus dapat terjadi tanpa alasan yang jelas. Mekanisme terjadinya anafilaksis melibatkan pelepasan mediator dari sel darah putih tertentu. Pelepasan protein ini dapat disebabkan oleh reaksi sistem imun ataupun oleh sebab lain yang tidak berkaitan dengan sistem imun. Diagnosis anafilaksis dilakukan berdasarkan gejala dan tanda pada seseorang setelah terjadi paparan dengan alergen potensial.

Tata laksana awal anafilaksis adalah pemberian suntikan epinefrin, pemasangan infus, dan pengaturan posisi tubuh mendatar. Dosis epinefrin tambahan dapat diberikan apabila diperlukan. Membawa injektor epinefrin otomatis dan tanda pengenal mengenai kondisi medis direkomendasikan bagi orang yang memiliki riwayat anafilaksis.

Di seluruh dunia, sekitar 0,05–2% dari populasi pernah mengalami anafilaksis pada suatu saat dalam kehidupannya. Angka ini tampaknya terus meningkat. Anafilaksis lebih sering terjadi pada kalangan remaja dan wanita. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani Kuno: ana yang berarti "lawan", dan phylaxis yang berarti "pertahanan".